The Pretty “Julia Roberts” Woman

Andai aku bisa seperti Elizabeth Gilbert (dalam Eat Pray Love, yang diperankan oleh Julia Fiona Roberts) yang bisa bebas bepergian ke belahan dunia tanpa ada yang melarang demi mencari keseimbangan dan kedamaian untuk merubah hidupnya yang hancur setelah bercerai dengan suaminya, melakukan perjalanan ke Itali untuk menikmati kenikmatan makanannya, ke India demi mencari kekuatan doa, dan ke Bali demi mendapatkan kedamaian batin dan keseimbangan cinta. Tapi bagiku, rasanya 3 tempat itu tidak cukup untuk memenuhi rasa dahaga dan laparku untuk penjelajahan ini. Aku ingin menjelajahi setiap belahan tempat yang sudah Tuhan ciptakan. Tapi kurasa aku tidak punya cukup waktu dan uang untuk melakukan itu. Hehe sekilas khayalan saya muncul ketika menonton Eat Pray Love .

Anyways, lama tak menonton film Julia Roberts membuat saya rindu dengan akting Julia Roberts. Eat Pray Love lumayan menghilangkan rasa rindu itu, apalagi ketika melihat tawanya yang lebar dan khas.

Film Pretty Woman telah membawa Julia Roberts menjadi wanita tercantik di dunia secara berturut-turut selama beberapa tahun menurut versi majalah tertentu. Hampir semua film yang ia mainkan memiliki alur cerita yang bagus.

My Best Friend’s Wedding, film drama romantis yang membuat saya menangis karena terharu, tapi juga membuat saya tertawa ketika menonton Julia Roberts beradu akting dengan Cameron Diaz.

Stepmom, meski ceritanya ringan, namun cukup menyentuh.

Notting Hill, adalah film yang tidak pernah membosankan. Bagi saya aktor tampan Hugh Grant adalah pasangan laki-laki paling cocok untuk Julia Roberts dalam sebuah film, dan Soundtrack film ini dinyanyikan oleh salah 1 penyanyi favorit saya, Shania Twain, You’ve Got A Way, dan Ronan Keating, When You Say Nothing At All.

Mona Lisa Smile, film yang cukup memberi makna untuk hidup. Ia berperan sebagai seorang dosen sastra yang semua mahasiswanya adalah perempuan yang cerdas dan kritis yang tinggal di asrama. Pada awalnya mereka tidak menyukai Kathrine Ann Watson (Julia Roberts), sampai akhirnya mereka dapat menerima dan menghormatinya sebagai dosen mereka. Bahkan mahasiswanya tak ingin kehilangan ketika pada akhirnya ia harus pergi.

Selain film-film tersebut, Julia Roberts juga bermain dalam film-filmnya yang memiliki variasi cerita dan karakter yang berbeda. Diantaranya: Runaway Bride, Closer, Ocean Twelve, America’s Sweethearts, Erin Brokovich, dan masih banyak lagi. Film Erin Brokovich menjadikan Julia Roberts sebagai pemeran wanita terbaik dalam ajang penghargaan piala Oscar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *