IO (2019)

IO merupakan film drama fiksi-ilmiah Amerika. Film Netflix ini disutradarai oleh Jonathan Helpert dan ditulis oleh Clay Jeter, Charles Spano, dan Will Basanta.

IO dibintangi oleh Margareth Qualley dan Anthony Mackie. Film yang berdurasi kurang lebih satu jam tiga puluh enam menit ini rilis di Amerika Serikat pada 18 Januari 2019.

IO mengisahkan seorang ilmuwan muda, Samantha Walden atau Sam (Margareth Qualley) yang berusaha bertahan hidup di bumi yang sudah dipenuhi oleh racun dan telah ditinggalkan oleh manusia yang sudah pindah ke planet lain dekat dengan IO karena bumi tak lagi layak untuk ditinggali dengan udara yang telah mengandung racun.

Sam merupakan satu-satunya manusia yang memilih tinggal di bumi dan mencari cara untuk menyelamatkan bumi untuk generasi yang akan datang. Ia tinggal di sebuah camp yang dibuat seperti rumah.

Yang dilakukan Sam tiap hari adalah meneliti dan meneliti dengan bantuan rekaman suara ayahnya, Dr.Harry Walden (Danny Huston), yang juga seorang ilmuwan yang sudah meninggal. Selain itu, Sam juga berkomunikasi dengan kekasihnya, Elon (suara Tom Payne), yang sudah berada di planet dekat IO untuk melakukan sebuah misi eksodus.

Suatu hari seorang laki-laki, Micah (Anthonie Mackie), datang ke tempat Sam dengan balon helium. Niatnya sebelum meninggalkan bumi, Micah ingin bertemu dengan ayah Sam. Sam menceritakan semua yang telah terjadi dan apa yang sudah ia lakukan. Dan Micah tertarik dengan apa yang sedang dilakukan oleh Sam.

Rangkaian cerita IO hanya berpusat pada dua karakter, dan didominasi oleh karakter Sam. Tak banyak elemen yang ada dalam cerita ini. Konfliknya pun tak terlalu kuat.

Isi cerita lebih kepada teori, materi, opini, dan sangat ilmiah sesuai dengan genre film ini. Barisan kalimat yang berbobot, baik yang tersirat atau tidak, lebih mendominasi dibandingkan dengan aksi yang dilakukan oleh karakter yang ada.

Salah satu baris kalimat tersebut adalah kata-kata yang diungkapkan oleh Micah kepada Sam di sekitar durasi menit tiga tujuh film ini,

…. Then they defined the gods, so the gods split us in two as punishment. Tore us away from our other halves. He said each of us, when separated, is always looking for our other half. it’s our nature. But when one is met with this other half, the pair are lost in amazement of love, friendship, intimacy. And one will not be seen out of the other’s sight. See, the reason is human nature was once originally one. And we were whole, and the desire and the pursuit of the whole is called love.”

Dengan baris kalimat-kalimat yang cukup ‘berisi’ dari awal cerita, sayangnya jalinan cerita tidak diikuti dengan aksi yang menarik hingga membuat film ini menjadi sedikit membosankan.

Nilai: ∗∗∗3/5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *