Level 16 (2019)

Pada umumnya asrama, baik asrama untuk anak-anak yatim piatu atau pun asrama untuk anak-anak yang ingin belajar secara khusus, adalah tempat dimana anak dilatih menjadi pribadi yang lebih baik secara akademik dan perilaku oleh para pengajar profesional dengan cara yang baik dan wajar. Namun hal itu tidak demikian yang terjadi di sekolah asrama The Vestalis Academy dalam film Level 16.

Level 16 merupakan film drama misteri fiksi-ilmiah Kanada. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Danishka Esterhazy. Level 16 rilis di Kanada pada 1 Maret 2019.

Film yang memiliki durasi selama kurang lebih satu jama empat puluh dua menit ini dibintangi oleh Katie Douglas, Celina Martin, Sara Canning, Peter Outerbridge, Amalia Williamsom, Joelle Farrow, Josette Halpert, Kiana Madeira, Kayleigh Shikanai, Alexis Whelan, dan masih banyak lagi pemain pendukung lainnya.

Level 16 mengisahkan seorang gadis enam belas tahun, Vivien Leigh (Katie Douglas), yang berada di sebuah asrama sekolah yang bernama The Vestalis Academy bersama banyak anak perempuan lainnya. Diantaranya adalah Sophia (Celina Martin), Rita (Amalia Williamsom), Veronica (Joelle Farrow), Olivia (Josette Halpert), Clara (Kiana Madeira), Greta (Kayleigh Shikanai), dan Ava (Alexis Whelan).

Asrama tempat mereka tinggal memiliki aturan yang sangat ketat. Segalanya diatur, dari berkumpul di satu ruangan, minum vitamin, hingga membersihkan wajah.

Di setiap sudut, selain toilet, dipasangi kamera untuk mengawasi dan mengatur semua sistem yang ada. Apabila salah satu dari mereka tidak menjalankan atau melewatkan sedikitpun waktu yang sudah diterapkan, maka ia harus menjalankan hukuman.

Bukan hanya itu, peraturan lainnya adalah anak-anak remaja perempuan ini harus selalu patuh, sopan, bersih, tidak boleh marah, dan tidak boleh melakukan kontak mata dengan tutor mereka, Miss Brixil (Sara Canning), pada saat ia sedang berbicara. Semua perilaku itu menentukan mereka untuk dapat naik level.

Di jam-jam tertentu mereka harus minum vitamin untuk membuat mereka tetap sehat, bersih, dan tidak terserang penyakit apapun demi menjaga tubuh dan kulit mereka tetap bagus dan cantik.

Vivien berteman baik dengan Sophia pada saat mereka masih kecil. Namun suatu kejadian memisahkan mereka karena Vivien kecil (Sarah DaSilva) harus dihukum atas ulah Sophia kecil (Lori Phun) yang meminta bantuan pada saat giliran Vivien harus membersihkan wajahnya.

Pada saat remaja, Vivien dan Sophia bertemu kembali di level 16 atau level terakhir. Level terberat, dimana anak-anak remaja ini harus mampu menjalani aturan-aturan yang mencakup 7 kebaikan dan 7 kejahatan. Ketika mereka lulus, mereka dijanjikan akan bertemu dengan keluarga baru yang akan mengadopsi mereka.

Sophia senang karena bisa bertemu dengan Vivien lagi. Tapi tidak dengan Vivien. Ia masih marah dengan apa yang Sophia lakukan padanya. Namun Sophia tetap berusaha mendekati Vivien. Sophia ingin menyampaikan sesuatu yang ia ketahui dan hal-hal janggal yang dilakukan oleh Miss Brixil dan Dr. Miro (Peter Outerbridge) sejak ia tak menelan vitamin dari level 13.

Menonton cerita awal film Level 19, saya pikir jalan cerita film ini akan mirip dengan film The Giver (2014), trilogi Maze Runner: The Death Cure (2018) , atau trilogi Divergent, namun perkiraan saya salah besar.

Sang penulis skenario yang juga menyutradarai film ini memberi akhir cerita yang tak bisa penonton tebak. Konsep dan ide cerita Level 16 bisa dibilang sangat menarik. Teka-teki tentang akan dijadikan apa dan untuk apa mereka dilatih dalam menjalankan 7 kebaikan dan menjauhi 7 keburukan membuat tanda tanya besar di pikiran penonton.

Level 16 bisa menjadi rekomendasi film untuk remaja dengan jalan cerita yang cukup menarik untuk ditonton. Porsi dialog dan adegan dalam film ini tidak berlebihan, sangat pas menurut saya.

Nilai: ∗∗∗∗∗/5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *