The Head Hunter (2019)

Dengan judul The Head Hunter, dan tanpa melihat trailer filmnya terlebih dulu, saya berpikir jenis metafor apa yang akan disuguhkan dalam film ini. Namun ternyata saya berpikir terlalu dalam. Pada kenyataannya, pada saat menonton film ini tak ada metafor apapun dalam The Head Hunter atau Pemburu Kepala. Makna judul film ini benar-benar pemburu kepala, yakni seseorang yang memburu kepala.

The Head Hunter merupakan film horor fantasi Amerika. Film ini disutradarai oleh Jordan Downey dan ditulis oleh Kevin Stewart dan Jordan Downey.

Christopher Rygh dan Cora Kaufman adalah dua aktor yang bermain dalam film ini, walaupun pada dasarnya hanya Christopher Rygh yang bermain dalam film ini.  The Head Hunter rilis di Amerika Serikat pada 5 April 2019.

Berlokasi di tengah hutan dan bersalju, seorang laki-laki pejuang (yang diperankan oleh Christopher Rygh) mengumpulkan kepala monster. Dengan memakai pakaian pejuang Inggris, ia mengumpulkan kepala monster dan memajangnya di dinding kayu rumahnya.

Tujuannya mengumpulkan kepala monster hanya satu, ia ingin melindungi makhluk yang ada di hutan dari serangan monster jahat atau gaib. Namun salah satu kepala monster hilang dan telah membunuh putrinya (yang diperankan oleh Cora Kaufman) bertahun-tahun lalu.

Dengan diselimuti rasa ingin membalas dendam, laki-laki itu semakin semangat memburu kepala monster, terutama monster yang membunuh putrinya. Dan ketika kesempatan kedua datang untuk membunuh mosnter tersebut, ia justru menemukan hal yang lebih mengerikan dari yang ia bayanngkan.

Cerita The Head Hunters hanya berpusat pada satu tokoh. Bersalju, hutan, dingin, kuda, dan panah adalah elemen-elemen yang menjadi bagian utama sepanjang film ini. Perpaduan unsur horor dan fantasi merupakan ide cerita yang diangkat oleh film ini.

The Head Hunter barangkali film yang paling sedikit memiliki dialog sepanjang saya menonton banyak film. Dalam film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam sebelas menit ini hanya menampilkan kata-kata dan baris kalimat yang bisa dihitung dengan hitungan jari yang keluar dari satu-satunya tokoh utama film ini. Salah satunya adalah: “Jakke is dead”, “A revenge is upon us”, “Don’t touch her”, dan “A body is mine.”

Meskipun begitu, unsur horor gotiknya cukup terasa dari beberapa adegan yang dihadirkan oleh The Head Hunter.

Nilai: ∗∗∗/5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *