Tanaman Pohon Katuk

Katuk merupakan tanaman sayuran yang banyak tumbuh di daerah Asia Tenggara. Meskipun tanaman ini sudah jarang ditemui di tanah Indonesia, namun tanaman ini bisa tumbuh subur dan ditanam di pekarangan rumah.

Katuk memiliki bahasa Latin Sauropus Androgynus. Pohon ini dikenali dalam beberapa bahasa, diantaranya Mani Cai dalam bahasa Tionghoa, Cekur Manis dalam bahasa Melayu, dan Rau Ngรณt dalam bahasa Vietnam.

Tanaman Katuk dapat tumbuh setinggi tiga meter. Yang dapat diambil manfaat dari tanaman ini adalah daunnya. Dengan warna daun yang tak terlalu besar dan berwarna hijau tua, daun ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam daun Katuk mengandung hampir 7% protein, vitamin K, vitamin A (beta-karotin), vitamin B, dan vitamin C. Dan salah satu yang sudah terbukti sangat berkhasiat dari daun ini adalah untuk memperlancar aliran Air Susu Ibu.

 

 

Meskipun daun Katuk sudah terbukti dapat melancarkan produksi Air Susu Ibu, bukan berarti hanya ibu-ibu yang sedang menyusui saja yang bisa mengkonsumsi tanaman ini. Yang tidak dalam menyusui pun bisa menikmati daun ini.

Dalam mengolah daun Katuk, biasanya daun ini dimasak menjadi sayur bening atau dicampur dengan sayuran lain seperti jagung, wortel, atau ubi. Namun daun Katuk yang disajikan dalam bentuk pecel pun sangat nikmat. Dan cara membuatnya sangat mudah sama seperti membuat pecel sayuran pada umumnya.

Getuk Lindri (Makanan Tradisional)

Getuk atau Gethuk (dalam bahasa jawa) adalah makanan ringan tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong. Dari sekian banyak makanan tradisional berbahan utama singkong, Getuk Lindri merupakan makanan favorit saya.

Makanan yang berasal dari Jawa ini memiliki tekstur yang lembut, manis, dan gurih dengan taburan parutan kelapa muda di atasnya. Tidak seperti Getuk lainnya, Getuk Lindri dibuat dengan bentuk yang menarik dengan warna warni merah, putih, kuning, hijau, cokelat yang berasal dari pewarna pasta makanan.

Pada tahun 1980 sampai 1990an, makanan ini sangat mudah ditemukan dimana-mana. Bahkan menjadi salah satu makanan wajib yang harus dibeli setiap hari. Bukan hanya harganya yang sangat terjangkau, tapi Getuk Lindri merupakan makanan yang mengenyangkan. Hingga saat ini pun harga sepotong Getuk Lindri yang dijual keliling masih sangat terjangkau harganya. Hanya Rp. 1000,- per potong. Namun sayangnya makanan ini sudah jarang saya temukan di daerah tempat saya tinggal.

Sebenarnya, untuk membuat Getuk Lindri sangat mudah. Kita hanya membutuhkan singkong, gula putih, kelapa parut, dan pasta makanan. Namun yang agak sulit adalah ketika membuat bentuk bulat kecil memanjang seperti Mie yang kemudian dipotong kotak dengan ketebalan sekitar 2 cm dan lebar 4-5 cm. Pastinya kita membutuhkan alat atau cetakan untuk membentuk makanan legit ini.

Untuk bisa merasakan makanan tradisional ini, dimanapun saya bertemu dengan penjual Getuk Lindri di jalan, saya selalu menghentikan kendaraan saya. Ciri khas para penjual Getuk Lindri tidak berubah dari dulu hingga sekarang. Mereka menggunakan gerobak kaca dengan kayuh sepeda dan musik jawa yang khas yang mengiringi juga mencirikan mereka adalah penjual Getuk Lindri.

All You Can Eat

Sebagian orang Indonesia barangkali sudah sering mendengar istilah all you can eat. Yep, istilah tersebut digunakan di restoran-restoran (kebanyakan restoran Jepang) yang memiliki konsep makan sepuasnya atau makanan yang disajikan dalam bentuk Buffet atau prasmanan.

Beberapa hari lalu (tepatnya tanggal 14 Mei 2018), saya dan teman saya untuk pertama kalinya mencoba makan dengan konsep makan sepuasnya dengan beberapa aturan tertentu di salah satu restoran Jepang yang berada di sebuah mall. Restoran ini menyajikan hidangan mulai dari makanan pembuka, makanan utama, makanan penutup, dan beberapa jenis minuman.

Sebelum makan di restoran tersebut, saya mencari informasi sebanyak mungkin melalui blog dan vlog (lebih banyak mencari informasi di vlog). Melihat para Vlogger yang mengunduh video mereka di YouTube, rasa penasaran dan ingin segera menikmati makanan di restoran tersebut semakin tinggi. Beberapa vlogger memberikan tips makan di restoran yang mengusung konsep makan sepuasnya tersebut, dan sebagian yang lain hanya membuat penonton menelan air liur dengan menunjukkan kelahapan mereka menyantap semua hidangan yang mereka lahap.

Hari itu seperti hari besar buat saya ketika akhirnya saya mencoba makan di restoran buffet tersebut. Besar karena harus menyiapkan uang dan ruang perut yang besar. Lebay yah, hihi. ๐Ÿ˜

Di pintu masuk, kami disambut oleh karyawan perempuan yang memakai baju kimono merah jambu dengan corak bunga-bunga. Ia memandu kami menuju ke tempat duduk setelah menanyakan berapa jumlah orang yang akan makan.

Di masing-masing tempat duduk terdapat pemanggang dan panci untuk merebus di atas meja. Musik Jepang mengisi ruangan restoran itu. Waktu yang diberikan oleh restoran tersebut 1 jam 30 menit untuk masing-masing pengunjung. Jika melebihi waktu tersebut, maka pengunjung harus membayar lebih dari harga yang sudah ditentukan.

Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, saya beraksi dan melangkahkan kaki ke tempat yang menyajikan jejeran makanan, dari salad buah dan sayuran, buah segar, daging-dagingan, makanan olahan daging khas Jepang, sampai sayuran-sayuran, dan lain-lainnya tersaji di atas meja panjang.

Tips yang saya gunakan dalam menyantap di restoran buffet adalah, ambil makanan hanya 1 atau 2 potong saja untuk mencicipi semua yang terhidangkan. Walaupun telah menerapkan hal tersebut, namun tetap saja perut saya tak mampu menampung semua makanan yang ada. Beberapa sajian belum sempat saya nikmati. Tidak seperti teman saya yang sengaja tidak makan apapun sebelum menuju restoran, namun saya tetap sarapan pagi. Dan hasilnya, perut saya sakit lantaran kekenyangan.

Tips lain yang barangkali harus diikuti adalah, jangan mengisi perut dengan makanan berat jika ingin menyantap makanan di restoran dengan konsep all you can eat.

Menyantap makanan di setiap restoran tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan makan di restoran buffet seperti ini menurut saya adalah kita bisa makan sepuasnya dengan banyak pilihan meskipun harus mengeluarkan jumlah uang lebih besar. Hal itu menjadi pantas ketika kita mampu menyantap semua hidangan walau hanya icip-icip. Dan ketika tidak bisa mencoba semua makanan yang ada lantaran terlalu kenyang, namun dengan sensasi makan dengan konsep All You Can Eat bisa jadi pengalaman menarik. Sedangkan kekurangannya, pada saat melahap makanan, kita seperti diburu waktu karena akan menambah biaya. Beberapa kali harus melihat jam tangan supaya tak melebihi waktu makan yang ditentukan, dan itu membuat kita sedikit tak bisa menikmati sajian yang ada di hadapan. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Bila ujung-ujungnya sakit perut karena kekenyangan dan belum bisa mengatur strategi menyantap makanan dengan konsep restoran prasmanan, maka hadits dan penggalan ayat yang menyebutkan:

Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang.”

……… makan dan minumlah, dan jangan berlebihan-lebihhan.”

berlaku untuk kasus ini.

20 Detik Menghilangkan Rasa Takut

Setiap manusia diberi bermacam rasa atau emosional oleh Tuhan Sang Maha Pencipta. Salah satu rasa itu adalah rasa takut. Rasa takut bisa muncul karena pelbagai alasan. Beberapa orang takut akan ketinggian, kecepatan, dan kedalaman, beberapa orang takut berbicara di depan umum dan mengungkapkan sesuatu, dan beberapa yang lainnya takut akan sesuatu atau benda. Rasa takut yang berlebihan disebut dengan phobia.

Terkadang, rasa takut bisa muncul karena pertambahan usia. Semakin tua usia, beberapa orang merasa semakin besar rasa takut yang bersemayam di dalam dada dan pikiran. Barangkali itu yang saya rasakan saat ini, dan mungkin terjadi juga bagi beberapa orang.

Rasa takut sesungguhnya muncul dari pikiran kita sendiri. Begitu pula dengan keberanian yang didapat dari sesuatu yang juga berasal dari hasil pikiran.

Saya ingin menghubungkan rasa takut ini dengan salah satu tempat wisata yang memacu adrenalin atau yang menimbulkan rasa takut dan berani dalam waktu yang bersamaan. Yep, tempat wisata yang saya maksud adalah Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol.

Gambar. Salah satu wahana di Dunia Fantasi

Hampir semua orang Indonesia tahu tempat wisata Dunia Fantasi atau Dufan. Entah sudah berapa kali saya mendatangi tempat wisata yang beberapa wahananya sangat menguji adrenalin ini, dari saya masih kecil sampai setua sekarang. Namun rasa takut yang timbul pada saat berada di tempat tersebut berbeda. Sewaktu kecil, kemudian remaja dan dewasa, nampak tak ada rasa takut untuk mencoba beberapa wahana yang sedikit ekstrim. Akan tetapi, seiring bertambahnya usia, rasa berani itu perlahan mulai luntur.

Sejak menuju dewasa, saya tak pernah lagi bahkan tak ingin mencoba wahana yang memacu adrenalin dengan kecepatan yang bisa dibilang biasa saja lantaran rasa berani yang menciut.ย Ketika menyadari rasa takut tersebut, saya mencoba bermain dengan pikiran saya ketika untuk kesekian kalinya saya menghabiskan liburan dan waktu bebas saya di Dufan.

Dengan menghadirkan kata-kata yang memberanikan dan meyakinkan diri sendiri bahwa hal itu tak akan berlangsung lama, akhirnya saya memberanikan diri dan berhasil menaiki beberapa wahana yang hanya berjalan tidak lebih dari 5 menit. Dan hal-hal yang menakutkan itu tidak akan berlangsung selama lebih dari 20 detik.

Waktu 20 detik dalam ketakutan akan hilang dibawa oleh kecepatan, ketinggian, teriakan lepas, dan berpegangan dengan kuat. Ketika mampu melawan rasa takut tersebut, waktu 20 detik yang menakutkan berubah menjadi 20 detik yang menyenangkan dan melegakan. ?

Waktu 20 detik dalam ketakutan ini bisa juga terjadi dan berlaku untuk hal apapun yang membuat kita tak ingin melakukannya. Jadi intinya, COBA dan LAKUKAN. Seperti kata-kata lawas nan familiar dan sederhana:

You will never know till you try.”

Atau kata-kata yang sama seperti dalam sebaris lirik lagu Fix You milik Cold Play,

If you never try you’ll never know.”

 

Imlek dan Kemeriahan Barongsai

Di tahun 2018 ini, tahun baru Imlek jatuh pada tanggal 16 Februari 2018. Tahun baru imlek merupakan hari terpenting bagi orang tua Tionghoa dan keturunannya. Di Indonesia, biasanya tahun baru Imlek identik dengan hujan yang terus turun sampai hari H nya atau penanggalan hari raya tersebut. Bukan hanya hujan, tapi makanan keranjang, warna merah, lampion, angpao, barongsai dan atraksinya juga mencirikan tahun baru Imlek.

Di kota Bekasi, setiap tahunnya, pada perayaan tahun baru Imlek selalu menghadirkan festival Cap Gomeh yang dimeriahkan oleh warga keturunan Tionghoa. Festival ini berisi parade, arak-arakkan, membawa tandu, dan yang paling ditunggu-tunggu warga kota Bekasi adalah atraksi barongsai.

Jum’at, 2 Maret 2018, 15 hari setelah hari tahun baru Imlek, warga kota Bekasi dihibur dengan festival Cap Gomeh. Meskipun festival ini dilakukan tiap tahun, namun sebagai warga kota Bekasi, baru kali ini saya menyaksikan festival tersebut secara langsung.

Jam 1 siang, di sepanjang jalan Mayor Oking Jayaatmaja dan sekitar jalan Insyinyur Haji Juanda sudah dipenuhi oleh ratusan warga sekitar yang antusias menyaksikan festival ini. Jalan Mayor Oking merupakan awal perjalanan festival ini karena di jalan ini terdapat Klenteng Hok Lay Kiong. Kemudian berlanjut menuju Jalan Agus Salim, belok kiri ke Jalan Baru Perjuangan melewati rumah duka, kemudian belok kiri lagi ke Jalan Pintu Air, lalu menuju ke jalan Insyinyur Haji Juanda, dan terakhir kembali ke Jalan Mayor Oking Jayaatmaja.

Festival dimulai dengan barisan yang membawa bendera merah putih. Disusul dengan barisan pembawa bendera yang bertuliskan huruf Cina. Lalu diikuti oleh atraksi-atraksi menarik, membawa tandu yang dipercaya untuk membawa dewa mereka, dan yang terakhir yang paling ditunggu warga (juga saya) adalah atraksi barongsai.

Yang menarik dari atraksi barongsai ini adalah, orang-orang yang memainkan atrakasi ini mendapatkan angpao dari beberapa atasan Department Store yang berada di Bekasi Junction, salah satu toko emas yang berada di depan Bekasi Junction, juga beberapa warga yang ingin memberi uang. Uniknya, Angpao-angpao ini memang sudah dipersiapkan oleh mereka untuk diberi kepada para pemain atraksi barongsai.

Gambar. Salah satu pemain atraksi barongsai sedang mengambail angpao yang digantung di salah satu lampion.

Bagi saya, menyaksikan festival ini secara langsung seperti memberikan pengetahuan baru tentang sedikit tradisi yang dilakukan oleh keturunan Tionghoa. Dan, tentunya festival ini menjadi hiburan bagi para warga kota Bekasi.

 

Cara Membuat Makanan Tradisional Klepon

Sebagai negara yang memiliki lebih dari 30 provinsi, Indonesia memiliki banyak sekali makanan khas dari masing-masing daerahnya. Di setiap daerah memiliki jajanan pasar masing-masing atau sering disebut dengan makanan tradisional. Jajanan tersebut terbagi 2, yaitu jajanan atau makanan basah dan kering.

Salah satu jajanan tradisional atau makanan basah yang masih bisa ditemukan di beberapa tempat adalah Klepon, jajanan khas jawa. Klepon khas jawa ini biasanya dimakan dengan Tiwul, makanan yang berbahan baku singkong. Di tempat saya tinggal, Bekasi, jajanan ini biasanya dijual di pagi hari yang dijual oleh ibu penjual keliling dengan membawa bakul dan keranjang. Jajanan ini sangat murah dan mengenyangkan hanya dengan dua ribu rupiah.

Selain murah, membuat Klepon juga yang sangat mudah. Teman saya (bersuku Jawa) yang sangat senang sekali membuat makanan tradisional mengajak saya membuat makanan khas jawa ini. Ternyata sangat mudah membuatnya dan bahan yang dibutuhkan tidak sulit didapatkan.

Bahan-bahan:

  • 1/4 Tepung ketan putih
  • Air putih secukupnya
  • Gula merah secukupnya (iris-iris tipis)
  • Kelapa parut
  • Garam
  • Daun pandan
  • Pasta cair berwarna merah (sesuai selera)

Cara membuatnya:

  1. Masukkan tepung ketan putih ke dalam wadah, beri sedikit garam, dan sedikit pewarna makanan.
  2. Masukkan air putih secukupnya.
  3. Uleni campuran tepung ketan dan air sampai adonan kalis.ย 
  4. Setelah adonan menjadi kalis, ambil sedikit adonan, pipihkan kemudian masukkan gula merah, tutup gula merah dengan adonan, lalu bentuk bulat-bulat kecil atau sedang.
  5. Sambil membulat-bulatkan adonan, siapkan panci yang berisi air, masukkan daun pandan, lalu masak hingga mendidih.
  6. Setelah air mendidih, masukkan bulatan-bulatan tersebut ke dalam panci, tunggu hingga mengambang.
  7. Jika bulatan-bulatan sudah mengambang itu artinya sudah matang.
  8. Angkat dan tiriskan.
  9. Guling-gulingkan bulatan-bulatan itu di atas kelapa parut yang sudah dikukus dan diberi sedikit garam.
  10. Klepon siap dihidangkan dan disantap.

Tak sampai setengah jam, makanan tradisional ini sudah bisa kami santap. Rasanya gurih, lumer manis di lidah, kenyal, dan teksturnya lembut karena terbuat dari tepung ketan, dan pastinya mengenyangkan. Dengan ukuran 1/4 tepung ketan, jumlah bulatan-bulatan yang kami hasilkan sekitar 30 lebih.

Silakan mencoba ๐Ÿ™‚

Getah Daun Jarak si Obat Sariawan Alami

Dari anak-anak sampai orang dewasa, hampir semua orang pernah merasakan sariawan di mulut, baik di daerah sekitar lidah, gusi, maupun sekitar bagian dalam bibir. Sariawan adalah peradangan di daerah bibir, lidah, dan gusi. Penampakannya akan terlihat seperti bercak putih di bagian pinggir dan merah di bagian dalamnya, nampak seperti terluka.

Penyebab sariawan bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah kekurangan vitamin C, alergi makanan terlalu pedas, makanan yang terlalu banyak mengandung MSG atau micin, luka kerena tak sengaja tergigit, dan bisa juga karena kurang menjaga kebersihan mulut.

Merasakan sariawan sepintas nampak seperti suatu penyakit yang sepele. Namun bagi saya, sariawan bisa sangat menyiksa dan menganggu aktifitas sehari-hari. Membuat saya jadi susah makan, susah bicara, bau mulut, sampai tak ingin melakukan apapun karena tubuh yang terasa lemas.

Menggunakan obat alternatif atau obat-obattan tradisional yang tanamannya masih tumbuh di sekitar rumah selalu menjadi pilihan terbaik bagi saya bila sariawan sudah sangat mengganggu. Tanaman yang mampu menyembuhkan sariawan secara alami adalah tanaman pohon Jarak.

Gambar. Daun pohon Jarak

Pohon Jarak adalah jenis tanaman yang masuk dalam kategori apotek hidup. Itu artinya salah satu atau beberapa bagian dari pohon ini bisa digunakan sebagai obat alternatif sebagai pengobatan alami atau tradisional. Salah satu bagian itu adalah daun Jarak yang memiliki getah bila kita mematahkan ujung batangnya. Getah daun Jarak memiliki manfaat dan khasiat menyembuhkan beberapa penyakit salah satunya adalah sariawan.

Gambar. Batang daun Jarak yang ujungnya mengeluarkan getah untuk obat sariawan dan beberapa pengobatan lainnya

Untuk dijadikan sebagai obat sariawan, getah daun Jarak sangat mudah dalam pamakaiannya. Patahkan salah satu ujung batang daun Jarak. Tunggu beberapa detik sampai getahnya keluar. Lalu tempelkan atau teteskan getah tersebut pada bagian sariawan. Luka sariawan akan terasa perih kemudian sepat dalam beberapa menit, bahkan sampai mengeluarkan air liur. Namun setelah itu, luka akan terasa seperti mati rasa. Itu artinya getah Jarak bekerja dengan sangat baik. Getah pada tanaman Jarak ini memiliki efek anti irritant. Yang berarti mampu mengobati luka dan menghilangkan iritasi pada bagian luar tubuh.

Entahlah apakah saat ini pohon Jarak masih banyak tumbuh di pekarangan rumah atau sudah sangat jarang. Namun jika tanaman ini masih tumbuh di sekitar rumah atau di tanah manapun, sebaiknya membiarkan tanaman apotek hidup ini tumbuh untuk dijadikan sebagai salah satu obat tradisional yang bisa diambil banyak manfaatnya.

Nostalgia Kartu Pos

Entah karena apa tiba-tiba saya ingin menulis tentang kartu pos yang saya temukan di antara tumpukan arsip-arsip penting yang saya simpan rapi di dalam pojok lemari.

Saya merasa bersyukur lahir di zaman ketika semuanya masih dilakukan dengan cara manual. Masih merasakan banyak hal yang mungkin akan hilang pada tahun-tahun yang akan datang. Salah satunya adalah budaya berkirim surat lewat kartu pos.

Sebelum munculnya ponsel pintar dan surat elektronik, masyarakat masih menggunakan kartu pos sebagai media berkirim kabar atau sekadar memberi ucapan di momen-momen tertentu. Baik bagi mereka berjarak jauh ataupun dekat dari tempat tinggal kita.

Pada saat duduk di bangku SMA tahun 2000an, ada momen-momen tertentu dimana saya dan teman-teman saling berkirim ucapan melalui kartu pos. Salah satunya adalah momen hari raya Idul Fitri. 2 gambar kartu ucapan diatas dikirim oleh 2 teman saya yang berbeda. Satu teman bertempat tinggal di kota yang sama dengan saya dan satu teman bertempat tinggal di luar kota yang jauh dari tempat tinggal saya.

Pada zaman sekarang (saat tulisan ini dipublikasikan), jika membandingkan berkirim pesan melalui ponsel pintar dan kartu pos jelas sekali bahwa berkirim pesan atau ucapan melalui kartu pos lebih rumit dan tidak efisien.

Ada tahap-tahap yang harus dilakukan sebelum berkirim pesan atau ucapan melalui kartu pos. Pertama, kita harus membeli kartu pos, lalu menulis dengan tangan berkenaan dengan apa yang ingin disampaikan dalam surat tersebut, kemudian datang ke kantor pos untuk membeli perangko dan menempelnya di sudut kanan amplop, memastikan alamat yang dituju benar, setelah semua tahap sudah yakin benar kemudian kartu tersebut dikirim melalui loket pengiriman kartu pos yang ada di kantor pos.

Meskipun nampak rumit dan tidak efisien, berkirim surat secara fisik memiliki sensasi tersendiri yang tidak dapat dirasakan bila berkirim surat melalui ponsel pintar atau surat elektronik. Bagi si pengirim akan berdebar-debar dan bertanya-tanya apakah suratnya sudah sampai tujuan atau belum. Sama halnya dengan penerima yang tak sabar menunggu datangnya surat, melihat bentuk surat, dan tentunya membaca isi surat yang tertulis.

Melihat 2 kartu pos yang saya temukan ini, tiba-tiba muncul pertanyaan di benak saya. Di zaman serba canggih dan modern ini, masih adakah yang menggunakan kartu pos untuk berkirim pesan, kabar, atau ucapan ke teman, kerabat, atau sanak keluarga (baik yang berjarak dekat atau jauh)? Apakah generasi millenium saat ini ada yang pernah atau mencoba merepotkan diri merasakan sensasi berkirim pesan melalui surat yang dikirim melalui kantor pos?

Manfaat Minyak Zaitun Yang Belum Banyak Orang Tahu

Zaitun atau olive atau Olea Europaea adalah tumbuhan yang memiliki buah berukuran bulat atau oval kecil berwarna hijau dan akan berubah warna menjadi kekuningan bila sudah matang. Tumbuhan ini tumbuh di daerah cekungan mediterania dari Potugal ke Levant, semenanjung Arab, dan Asia Selatan. Buah zaitun merupakan buah yang memiliki banyak manfaat dan bisa diolah sebagai bahan makanan dan kecantikan. Buah ini dapat dimakan mentah, diawetkan, dan dijadikan minyak.

Di Indonesia, buah zaitun yang bisa dimakan langsung atau diawetkan atau dikeringkan barangkali masih susah ditemukan. Bahan makanan ini hanya ada di supermarket-supermarket tertentu. Itu pun harganya mahal. Namun untuk minyak yang dihasilkan dari buah zaitun, kita bisa menemukannya dengan sangat mudah. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memasak dan untuk kecantikan. Memasak dengan menggunakan minyak zaitun sangat baik untuk kesehatan karena di dalamnya mengandung lemak tak jenuh. Akan tetapi, sayangnya harga minyak ini tergolong mahal.

Selain untuk memasak, minyak zaitun juga sudah banyak digunakan untuk bahan kecantikan, seperti sabun, hand and body lotion, pembersih wajah, sampo dan lain-lain karena kandungan yang ada di dalamnya baik untuk kulit.

Gambar. Extra virgin olive oil

Dari paparan di atas, minyak zaitun jelas sekali memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia. Bagi saya, minyak zaitun seperti obat andalan yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari saya. Ya, obat. Saya menggunakan extra-virgin olive oilย atau minyak zaitun murni untuk digunakan di rumah atau sedang bepergian, tapi bukan minya zaitun yang untuk masak loh ya.

Selama bertahun-tahun saya sudah memakai minyak zaitun murni, dan berikut ini adalah beberapa manfaat minyak zaitun yang sudah saya buktikan sendiri manfaatnya:

  1. Untuk Wajah

Minyak zaitun murni sangat baik untuk jenis kulit wajah kering. Lantaran tak mengandung zat kimia, maka minyak zaitun tak memiliki efek samping yang akan merugikan kulit. Minyak zaitun dioleskan secukupnya ke kulit wajah setelah membersihkannya dengan pembersih muka sebelum tidur. Lakukan itu secara rutin. Efeknya akan membuat kulit wajah lebih lembab dan mengurangi kerutan di wajah. Namun, bagi orang-orang yang memiliki jenis kulit berminyak, tidak disarankan memakai minyak zaitun dengan cara ini.

2. Mengecilkan dan menghilangkan jerawat.

Bagi para wanita yang akan memasuki masa menstruasi, kadang jerawat tak bisa dihindari. Untuk meredakan dan mengecilkan jerawat yang tumbuh membandel, oleskan minyak zaitun secukupnya ke bagian wajah yang berjerawat secara rutin. Untuk menghilangkan jerawat dengan memakai minyak zaitun membutuhkan waktu agak lama. Tapi setidaknya minyak ini adalah sesuatu yang alami tak memiliki efek samping yang merugikan kulit wajah.

3. Menyembuhkan luka dan memar.

Hal ini kedengarannya aneh. Namun ketika salah satu bagian tubuh saya terkena pisau atau benda tajam, terbentur sesuatu yang keras lalu memar, saya hanya mengoleskan minyak zaitun pada bagian yang terluka selama beberapa kali. Oh ya satu lagi, Extra Virgin Olive Oil juga bisa meredakan rasa sakit, mengempeskan cantengan, benjol, bentol, luka bakar, dan menghilangkan rasa tangan panas karena cabai. It works. ๐Ÿ™‚ย 

4. Menghentikan darah yang mengalir.

Ini mungkin terdengar lebih aneh. Namun minyak zaitun murni benar-benar melakukannya dengan baik. Biasanya, alkohol adalah satu-satunya pilihan yang dipakai untuk menghentikan darah yang terus mengalir, tapi minyak zaitun murni bisa jadi pilihan lain untuk menghentikan darah dengan cepat dan tanpa rasa perih. Ada cerita menarik tentang manfaat yang satu ini. Minyak Zaitun ini benar-benar menjadi penolong. Sore itu, Adik (2,5 tahun) dari siswa privat saya yang berkebangsaan Kuwait bibir atasnya sobek karena ia memainkan pencukur kumis dan jenggot ayahnya. Darah tak berhenti mengalir. Sang ibu hanya mengandalkan tisu untuk membersihkan darah, tapi tak bisa menghentikan darah segar itu. Berlembar-lembar tisu tak juga menghentikan darah yang mengalir deras. Saya menawarkan gula untuk menghentikan darah tersebut. Namun sang ibu menolak dan lebih memilih tisu. Tanpa pikir panjang, saya mengambil minyak zaitun yang selalu saya bawa bila berpergian. Saya mencoba menawarkan minyak ini. Awalnya sang ibu nampak ingin menolak lagi, namun ketika saya bilang bahwa yang saya tawarkan adalah minyak zaitun, ia langsung setuju untuk mengoleskan minyak ini. Hasilnya, setelah 1 sampai 2 menit minyak ini bekerja dengan sangat baik. Darah tak lagi keluar dari kulit sang bocah.

5. Menghilangkan gatal dan kutu air.

Ya, minyak zaitun murni mampu menghilangkan gatal karena kutu air, digigit serangga atau karena biang keringat. Hanya oleskan minyak secukupnya ke bagian yang gatal.

6. Meredakan radang tenggorokan dan rasa gatal di tenggorokan.

Radang tenggorokan atau rasa gatal di tenggorokan yang mengakibatkan batuk membuat rutinitas kita terganggu dan tubuh rasanya tak nyaman. Meminum satu atau dua sendok minyak zaitun murni bisa meredakan rasa sakit tersebut. Namun, untuk melakukan hal yang satu ini butuh keberanian. Lantaran rasa dan bau minyak zaitun yang tak enak.

Itulah beberapa manfaat yang saya dapatkan dari minyak zaitun murni atau extra-virgin olive oil. Selamat mencoba! ๐Ÿ™‚

Black Friday

Beberapa hari belakangan ini saya sering mendengar kata Black Friday. Kata yang diartikan secara harfiyah Jum’at Hitam ini seperti memiliki makna yang menyeramkan. Tapi ternyata kata tersebut tak ada sama sekali hubungannya dengan hal-hal yang menyeramkan. Black Friday adalah istilah yang digunakan untuk memulai belanja di awal musim liburan dan natal.

Nama Black Friday berasal dari kota Philadelphia, yang mana istilah ini menggambarkan jalanan yang selalu carut marut setelah perayaan Thanksgiving. Hari Thanksgiving dirayakan di hari Kamis keempat bulan November di Amerika. Setelah hari Thanksgiving (Jum’at), orang-orang berburu dan berbelanja gila-gilaan dari toko-toko yang memberi diskon besar-besarran, keadaan jalanan menjadi carut marut dengan ‘kegilaan’ di hari itu. Oleh sebab itulah hari tersebut disebut Black Friday.

Namun belakangan ini Black friday digunakan untuk istilah retail yang memberi diskon gede-gedean. Selain popular di Amerika, Black Friday juga populer di Kanada dan Australia. Sekarang istilah itu sudah meluas ke beberapa online shop di beberapa negara. Pada Black Friday hampir semua toko buka dari jam 12 malam atau pagi-pagi sekali. Orang-orang pun rela antri panjang dan berdesak-desakkan untuk mendapatkan harga yang sangat ‘miring’. Karena waktu itulah waktu yang mereka tunggu-tunggu.