Refleksi Syukur

 

Meski tak pernah nampak wujud-Nya, tapi saya bisa merasakan keberadaan-Nya. Alam dan seisinya telah memberi banyak kehidupan untuk saya, manusia dan makhluk lainnya, kita semua dapat menikmatinya. Langit dan bumi juga bukti keberadaan-Nya. Hari-hari yang saya lewati dan jalani hingga saat ini pun menjadi bukti nyata keberadaan-Nya. Rasa bahagia dan sedih, suka dan duka, cinta dan kasih, serta ujian dan pujian yang saya rasakan pun bukti keberadaan-Nya. Rejekijasmani dan rohani yang saya yang dapatkan juga bukti keberadaan-Nya.

“Begitu besarnya kasih-Mu untukku. Karunia dari-Mu setiap waktu.
Tanpa-Mu tak kan indah jalan hidupku. Tanpa-Mu tak kan mudah nikmat rizki-Mu.
Karena-Mu selalu bersyukur saat ini. Ku beranjak dewasa.
Semoga hidup ini ku lalui dengan hati yang seterang bintang-bintang, indah bertaburan.
Tanpa kecewa, amarah, prasangka.
Dan semoga selalu ku jalani perintah-Mu
Tuhan bimbinglah diriku.
Penuh kasih, Yang Maha Pengasih
Doaku selalu”

Kutipan sebuah lagu yang dibawakan oleh Sherina Munaf yang berjudul Kuberanjak Dewasa.

Syukurku pada Sang Ilahi atas pertambahan angka untuk hidupku tahun ini.