Surat Buat Saya

Hei, apa kabar? Kamu kelihatan gemuk belakangan ini. Kamu tampaknya benar-benar kelihatan sehat dan bahagia. Itu membuat saya bahagia karena saya mengharapkan yang terbaik untukmu.

Bagaimana dengan pekerjaanmu? Lakukan hal terbaik yang kamu bisa lakukan. Jika kamu bekerja dengan orang-orang yang maruk dengan uang dan terobsesi dengan jabatan dan kekuasaan, jangan pernah ikuti itu. Bekerjalah dengan hati nuranimu dan pertahankan idealismemu. Jika ada diantara mereka yang lalai pada pekerjaannya, jangan sekali-kali mencontohnya. Jika ada rekan kerja yang sok memberimu nasehat karena kamu paling muda di antara yang lainnya, dengarkan dan ambil nasehatnya yang baik dan masuk akal.

Saya tahu, sebenarnya kamu jauh lebih pintar dari sikapmu. Dan kadang-kadang kamu menyembunyikan ide-idemu karena takut dengan apa yang orang lain akan pikirkan tentangmu.

Saya juga tahu, kamu adalah orang yang sangat baik dan memikirkan orang lain dengan sungguh-sungguh, khususnya orang yang kamu sayangi. Meski orang tersebut tak pernah pedulikanmu, tapi sesungguhnya ia juga memikirkan dan mempedulikanmu, hanya saja ia tak ingin menunjukkannya, percayalah.

Saya kira, kamu memiliki kasih yang sangat besar hingga semua orang tak mempercayai itu, karena sikapmu yang sangat pasif, kikuk, dan sedikit kaku. Tapi jangan bersedih, apa pun kesalahan yang kamu perbuat dalam hidup, sebenarnya kamu teramat baik dan hati-hati melakukan semuanya. Oleh karena itulah ada beberapa orang yang sangat mengagumimu, baik secara diam-diam atau pun terang-terangan.