Senyum di Ufuk Barat

Bulatan kuning di ufuk Timur mulai nampak
Tempat-tempat sudah mulai penuh sesak
Seperti tak ada udara untuk bernafas
Semuanya seolah telah terampas

Wajahmu mulai berkeriput
Karena kau selalu cemberut
Di tengah keadaan yang carut marut

Kau tahu, aku tak pernah lelah
Meski badan ini sudah lemah
Aku tak pernah putus asa
Karena aku selalu memiliki asa

Ketahuilah, bahwa hidupmu indah
Tak perlu kau merasa gundah
Senyum akan membuatmu nampak lebih muda
Meski usiamu tak lagi muda