Bertukar Bacaan

Diary klub membaca anak: Bertukar buku bacaan.

Sabtu, 4 Maret 2017. Kali ini saya meminta anak-anak Reading Club untuk membawa buku bacaan mereka masing-masing. Sebelum membaca, seperti biasa salah satu dari mereka (yang saya tunjuk pada Sabtu sebelumnya) berdongeng di depan teman-temannya pada Sabtu ini. Saya dan anak-anak menunggu mendengar cerita. Sang anak bingung ingin bercerita apa. Ketika saya tanya, ternyata si anak belum membaca buku selama seminggu sebelumnya. Jadi, saya memintanya untuk berdongeng lagi Sabtu depan.

Hampir setiap anak sudah mulai terbiasa dengan membaca setidaknya 1 buku dalam 1 minggu, hanya 1 – 3 anak saja yang masih belum membiasakan membaca.

Masing-masing buku sudah ada di hadapan mereka. 3 anak membawa komik dan selebihnya buku, cerita anak, novel, dan majalah. Sebelum membaca, saya meminta masing-masing anak menukar buku sesuai dengan instruksi saya secara oposit. Maksudnya adalah saya memberi buku bacaan yang bukan tipikal bacaan yang mereka baca. Tujuannya adalah mereka tidak hanya membaca satu jenis buku, tapi mereka belajar membaca jenis buku yang lain.

Membaca sudah dimulai, namun salah satu anak mengatakan bahwa ia bingung ketika ia harus membaca buku komik, karena tak pernah membaca buku komik sebelumnya. Anak yang lain pun bingung ketika ia harus membaca jenis novel anak yang tak pernah ia baca. Saya katakan padanya, “baca saja”. Kemudian dalam beberapa menit ia mulai paham bagaimana cara membaca komik juga novel meski belum mengerti jalan ceritanya. Seperti biasa, setelah membaca, masing-masing anak menceritakan apa yang mereka baca.

Proses membaca pada pertemuan ini bukan berapa banyak lembar halaman yang anak-anak baca, tapi pengalaman membaca dari jenis bacaan yang tak biasa mereka baca. Dan mereka menikmati itu.