Possum (2018)

Possum merupakan film drama horor psikologikal Inggris. Film yang berdurasi kurang lebih satu jam dua puluh lima menit ini disutradarai dan ditulis oleh Matthew Holness. Possum dibintangi oleh Sean Harris dan Alum Armstrong. Film ini rilis premier di Edinburgh International Film Festival pada 25 Juni 2018, rilis di Brooklyn Horror Film Festival pada 12 Oktober 2018, rilis di Inggris pada 26 Oktober 2018, dan rilis di Amerika pada 2 November 2018.

Possum mengisahkan seorang laki-laki, Philip (Sean Harris), yang selalu dihantui oleh masa lalunya sepulangnya ia ke rumah masa kecilnya.

Philip adalah seorang dalang anak-anak yang memiliki aib dan rahasia-rahasia di masa lalunya. Pada saat ia pulang ke rumah masa kecilnya, ia harus harus menghadapi ayah tirinya yang jahat, Maurice (Alum Armstrong).

Kemana pun Philip pergi, ia selalu membawa sebuah tas. Dibawanya tas itu ke hutan, mencoba membukanya, kemudian membuangnya ke dalam air, mengambilnya, dan membuangnya lagi, kemudian mencarinya lagi dan membawanya pulang kembali ke rumah tersebut. Isi dalam tas itu terus menghantuinya dengan sebuah penampakan makhluk berkaki laba-laba dan kepala yang berbentuk kepala manusia persis dengan isi tas yang selalu dibawa Philip yang disebut Possum.

Menonton film Possum dari menit awal hingga di menit lima puluhan, jalan cerita film ini cukup sulit dimengerti. Menyaksikan jalinan cerita film ini, saya seperti sedang menonton drama teaterikal yang penuh dengan kata-kata sastra.

Karakater dalam film ini hanya berfokus pada Philip dan Maurice, tapi lebih banyak Philip dan objek yang selalu ia bawa. Lokasi yang ditampilkan pun tempat yang sama. Ekspresi, gestur, dan kedalaman karakter yang dimainkan oleh Sean Harris sangat baik dalam menampilkan tokoh Philip. Efek backsound di klimaks dan menit-menit terakhir film ini cukup terasa horor.

Meskipun hanya berfokus pada dua tokoh dan lokasi yang sama, cerita Possum cukup kuat dengan barisan kalimat-kalimat yang disajikan melalui film ini. Beberapa kalimat disampaikan dengan kalimat diksi, berritme, dan puitis. Beberapa diantaranya adalah:

“Look at Possum, there he lies. Children, meet his lifeless eyes. See his nasty legs and tongue. He wakes, watch him run.”

Happy valley, painted black, all children in the sack. Wave goodbye to sun and moon. Say hello to black balloon.”

The parcel opened, out it sprang the black long-legged possum man. Children, run! He’ll eat and smother any child without a mother.”

Membaca barisan kalimat di atas, cerita film ini bisa dibilang film dengan isi cerita yang berat meskipun hanya berpusat pada dua tokoh dan satu konflik yang berupa psikologikal.

Nilai: 3.8/5