Pet Sematary (2019)

Pet Sematary adalah film yang diangkat dari salah satu karya penulis Stephen King. Film ini merupakan film kedua atau remake film klasik tahun 80an yang diangkat dari novel dengan judul yang sama pada tahun 1983 setelah film sebelumnya pada tahun 1989.

Film drama keluarga yang diciptakan dengan genre horor ini disutradarai oleh Kevin Kölsch dan Dennis Widmyer, ditulis oleh Jeff Buhler dan Matt Greenberg. Pet Sematary rilis premier di festival South by Southwest pada 16 Maret 2019, dan rilis di Amerika pada 5 April 2019.

Pet Semetary mengisahkan sebuah keluarga; Ayah Louis Creed (Jason Clarke), Ibu Rachel Creed (Amy Seimetz), dan kedua anaknya Eleanor Creed atau Ellie berusia 9 tahun (Jeté Laurence) dan Gage Creed berusia 2 tahun (Hugo & Lukas Lavoie), yang malang setelah mereka pindah dari Boston ke kota kecil Ludlow, Maine.

Di dekat rumah yang mereka tinggali terdapat sebuah kuburan binatang kesayangan warga setempat. Ketika Ellie dan Rachel sedang mengeksplorasi sekitar rumahnya, mereka melihat beberapa anak sedang melakukan prosesi penguburan binatang dengan menggunakan topeng binatang kesayangan mereka.

Ellie yang penasaran dengan kuburan itu, tanpa sepengetahuan ibunya pergi ke tempat tersebut. Pada saat ia masuk lebih jauh ke tempat itu, seorang laki-laki tua bernama Jud Crandall (John Lithglow), memperingatinya untuk tidak datang ke tempat yang dianggapnya berbahaya.

Malapetaka keluarga ini dimulai dari matinya kucing kesayangan Ellie, Winston Churchill atau Church. Hal itu pertama kali diketahui oleh Jud yang merupakan tetangga keluarga Creed. Jud menyarankan pada Louis untuk mengubur Church di suatu tempat di sekitar kuburan binatang.

Agar tidak membuat Ellie bersedih, Louis dan Rachel merahasiakan kematian Church pada Ellie yang juga dalam waktu bersamaan mulai mempertanyakan kehidupan setelah kematian.

Louis dan Rachel berbohong pada Ellie dengan mengatakan bahwa Church telah melarikan diri. Namun hal itu terbantahkan ketika Church muncul di kamar Ellie melalui jendela dan berada di lemari baju Ellie. Akan tetapi kucing itu bukan lah Church si kucing kesayangan Ellie, melainkan telah berubah menjadi kucing setan.

Dengan durasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh tujuh menit, cerita Pet Semetary berjalan terasa sangat lambat. Akan tetapi, bagusnya, dari setiap adegan dalam film ini mampu menciptakan atmosfir menegangkan.

Dengan fokus terhadap drama dan tokoh utamannya, Louis Creed, apa yang dilakukan terhadap anak perempuannya, Ellie, yang meninggal dengan cara tragis, telah membuat penonton empati dan memunculkan perasaan emosional yang cukup mendalam.

Beberapa jalan cerita awalnya membuat saya bingung. Namun dengan dengan akhir cerita dan dialog antara Louis dan Ellie di bawah ini:

Louis: “I thought we can be family.”

Ellie: “Yes, we can.

saya mengerti dan menyimpulkan bahwa ide cerita yang diangkat dalam kisah ini adalah menjadi sebuah keluarga seutuhnya dengan cara yang berbeda.

Tanpa menampilkan penampakan yang menyeramkan, berkat akting para pemain inti yang memukau dan adegan menyajikan suasana yang mencekam, film ini mampu membuat penonton merasakan atmosfir menegangkan dan menyeramkan.

Nilai: ⭐⭐⭐⭐/5