We Have Always Lived in the Castle (2019)

Film We Have Always Lived in the Castle diangkat dari novel dengan judul yang sama ditulis oleh Shirley Jackson pada 1962. Film drama ini disutradarai oleh Stacie Passon dan ditulis oleh Mark Kruger.

Taissa Farmiga, Alexandra Daddario, Sebastian Stan, dan Crispin Glover adalah para aktor inti dari film ini. We Have Always Lived in the Castle rilis premier di LA Film Festival pada 22 September 2018, dan rilis di Amerika Serikat pada 17 Mei 2019.

Film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit mengisahkan tentang keluarga Blackwoods. Kakak beradik; Constance Blackwood (Alexandra Daddario) dan Mary Kathrine Blackwood atau Merricat (Taissa Farmiga), dan paman mereka yang sakit hanya duduk di kursi roda, Julian Blackwood (Crispin Glover), hidup di rumah besar yang mereka sebut istana.

Mereka hidup terisolasi karena penduduk desa menganggap Constance telah membunuh kedua orangtua mereka dengan meracuninya. Dan Merricat yang harus keluar rumah tiap kamis untuk membeli kebutuhan sehari-hari selalu mendapatkan cemoohan dari warga sekitar.

Cerita We Have Always Lived in the Castle sangat unik menurut saya. Menyaksikan awal cerita, saya pikir film ini adalah film drama horor. Hal itu ditunjukkan dengan rumah besar tua, atmosfir yang dibangun dari dalam rumah tersebut, dan karakter Merricat yang misterius, perilakunya sedikit aneh, kaku, dan selalu nampak ketakutan.

Barangkali saya merasa film ini terasa horor dengan cara pandang lain, yaitu ketakutan yang ditunjukkan oleh Merricat dalam menghadapi rasa trauma, diolok-olok orang-orang sekitar pada saat ia harus keluar rumah, menghadapi rasa takut diabaikan, dan akan ditinggalkan oleh orang yang paling ia sayang yaitu kakaknya Constance ketika beberapa orang termasuk sepupunya, Charles Blackwood (Sebastian Stan) yang datang menginap di rumah besar itu dan mengajaknya pergi meninggalkan rumah tersebut.

Karakter Mary Kathrine Blackwood dimainkan dengan sangat baik oleh Taissa Farmiga. Dengan penampilan dan kostumnya, adik dari aktris Vera Farmiga ini nampak benar-benar seperti remaja 18 tahun, yakni enam tahun lebih muda dari usianya yang sebenarnya.

Meskipun rangkaian cerita We Have Always Lived in the Castle tak ada yang istimewa menurut saya. Akan tetapi, dari empat karakter inti; Mary Kathrine, Constance, Julian, dan Charles, yang dibangun dengan karakter yang berbeda dan kuat, hal itu mampu membawa penasaran penonton dengan akhir ceritanya.

Nilai: ⭐⭐⭐⭐/5