Last Summer (2019)

Dikisahkan tahun 1970 di salah satu daerah pedesaaan di Inggris, empat sekawan anak laki-laki, Davy Davies (Noa Thomas), Iwan Davies (Gruffyd Weston), Robbie Morris (Christopher Benning), dan Rhys Morris (Rowan Jones), menghabiskan musim panas mereka di alam sekitar mereka tinggal.

Hampir sebagian waktu mereka habiskan di alam yang bagaikan surga bagi mereka. Namun semua kesenangan mereka hilang ketika ibu Robbie dan Rhys, Anne Morris (Cathrine Ayers), tewas ditembak ayahnya sendiri, Hywell Morris (Nathan Sussex). Yang kemudian disusul dengan tewasnya Hywell pada saat ia ingin menembak salah satu dari mereka.

Keluarga Davies, terutama Davy sangat menerima Robbie dan Rhys jika mereka ingin tinggal bersama mereka. Akan tetapi Robbie dan Rhys yang masih dibawah umur harus ditangani oleh pekerja sosial dan harus tinggal di tempat penampungan anak.

Sisi “bebas” dan psikologi transisi anak-anak menuju remaja diangkat dalam film ini. Karakter itu ditunjukkan jelas dalam karakter Davy yang sangat keras kepala, susah dikontrol, dan memiliki caranya sendiri atas semua yang ia mau dalam menyelesaikan masalah.

Melalui empat karakater tersebut, cerita ini menunjukkan bahwa anak-anak di masa transisi tersebut adalah masa dimana dunia mereka melakukan eksplorasi dan menyelesaikan masalah mereka dengan cara mereka sendiri tanpa campur tangan orang dewasa bahkan orangtua sekalipun. Dan itu artinya hal itu menjadi masa-masa berat bagi orangtua.

Menonton film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh lima menit ini, penonton dibawa kepada beberapa situasi secara emosional dari sisi anak, teman, dan orangtua.

Last Summer digarap dengan dengan baik oleh Jon Jones selaku sutradara juga penulis film ini. Film Last Summer rilis di Inggris pada 7 Juni 2019.

Bintang yang saya beri untuk film ini, ⭐⭐⭐/5