M4M4 (2020)

Seorang ibu akan melakukan apa pun ketika anak yang diasuh, ditimang-timang, dan dibesarkan dengan kasih sayang sepenuh jiwa dan raganya meninggal dengan cara yang tak wajar.

Aini (Nabila Huda), seorang ibu yang sangat dekat dengan anak perempuan satu-satunya, Alya (Bella Dowanna), mendapati anaknya yang sedang ber-ulang tahun ke-15 pulang dalam keadaan basah kuyup dan berantakan di malam hari dalam keadaan hujan lebat.

Setiap tahun, Aini selalu merayakan ulang tahun Alya. Sejak suami Aini (Yusry Abd Halim) meninggal pada saat usia Alya 8 tahun, Aini hanya memiliki Alya yang menemani hari-harinya. Begitu juga Alya yang suka bermanja-manja pada Aini tak bisa lepas dari sang mama. Mereka tak ingin terpisahkan satu sama lain. Alya berujar: “Aku cuma ada Mama. Mama cuma ada aku.”

Nasib malang menimpa Alya tepat di hari ulang tahunnya. Pada saat ia sedang makan bersama dua temannya Elly (Eyra Hazali) dan Daniel (Izzy Reef), tiga pemuda begajulan; Apai (Kodi Rasheed), Luk (Ungku Hariz), dan Remy (Niezam Zaidi), datang mendekati dan mengganggu Alya yang sedang makan. Tak terima diganggu oleh salah satu dari mereka, Alya melawan dan keributan tak bisa dielakkan.

Tak terima dengan perlakuan Alya, tiga pemuda itu membalas dendam pada Alya ketika Alya sedang menunggu bis sendirian. Alya berusaha keras melarikan diri, namun kejaran tiga pemuda yang menggunakan motor tersebut membuatnya tak berdaya menghadapi ketiga pemuda pecandu tersebut. Di tempat sepi, setelah diperlakukan sangat kasar oleh Apai, Luk, dan Remy, Alya diperkosa oleh mereka bertiga.

M4M4 merupakan film thriller Malaysia. Film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam empat puluh lima menit ini mengangkat cerita yang tidak baru, akan tetapi M4M4 menyuguhkan adegan-adegan yang cukup mendebarkan, menegangkan, memilukan, dan mengiris hati.

Film yang ditulis oleh Faten Syamimie ini menyajikan cerita yang menyentuh banyak aspek kehidupan. Beberapa adegan disajikan terasa sangat emosional, tapi sayangnya eksekusi penyelesaian cerita dilakukan terlalu cepat.

Setiap karakter dimainkan dengan sangat baik oleh para aktor yang terlibat di dalamnya. Kemistri ibu dan anak terjalin dengan alami antara Nabila Huda dan Bella Dowanna. Begitu juga akting Ungku Hariz, Kodi Rasheed, dan Niezam Zaidi.

Cerita M4M4 tidak menyuguhkan hal baru untuk film yang mengangkat tema tentang kekerasan dan pelecehan seksual. Namun ada hal menarik dalam film ini yang menguatkan rangkaian cerita atau barangkali menyempurnakan cerita, yakni satu ayat qur’an yang dijadikan sebagai pembuka dan penutup cerita.

Ayat tersebut berbunyi:

Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.” (QS: Al-anfal ayat 28)

Dari ayat tersebut jelas bahwa pesan yang disampaikan dalam film ini adalah bahwa suami, anak-anak, dan semuanya hanya pinjaman di dunia ini untuk kebahagiaan sementara. Bahwa semuanya bukan hak manusia untuk memiliki, melainkan hak Tuhan.

Sang sutradara film M4M4, Eyra Rahman mengatakan bahwa:

Loss is something everyone of us experience. Death is just part of life.”

Bahwa melalui film ini ia ingin mengingatkan bahwa semua orang yang kita cintai, anak-anak, orangtua adalah milik Tuhan, mereka hanya titipan.