Low Season (2020)

Salah satu obat mujarab mengobati patah hati adalah melakukan perjalanan atau traveling ke tempat yang menenangkan dan menyenangkan. Hal itu yang dilakukan oleh Lin dalam film Low Season.

Low Season merupakan film komedi romantis Thailand. Film yang berdurasi selama kurang lebih dua jam lima menit ini disutradarai oleh Nareubadee Wetchakam.

Low Season mengisahkan seorang gadis remaja, Lin (Ploypailin Thangprapaporn), yang melakukan perjalanan ke sebuah desa dan menginap di sebuah resort yang jauh dari hiruk pikuk kota. Beberapa kali ia harus putus cinta lantaran sang mantan takut atau menganggapnya gila karena ia bisa melihat hantu.

Tak ada yang istimewa dari rangkaian cerita Low Season. Akan tetapi bukan berarti film ini buruk. Dibalut dengan adegan horor dan komedi cerita ini menarik untuk ditonton. Pemandangan desa yang asri dan sejuk juga menjadi daya tarik dari film ini.

Cerita yang disajikan dalam Low Season cukup mengalir. Ada beberapa hal yang saya perhatikan dari cerita film ini, yakni beberapa kebiasaan atau bisa dikatakan kebudayaan yang hampir sama dengan orang Indonesia. Diantaranya adalah gaya komedi yang disajikan, gaya bergosip yang dilakukan oleh pemilik kedai, dan tempel plester dipusar supaya tidak mabuk dalam perjalanan. Satu lagi, di satu adegan engrang juga dihadirkan dalam film yang rilis di Thailand pada 13 Februari 2020.

Selain Ploypailin Thangprapaporn atau dikenal dengan pigkaploy, beberapa aktor mengisi film ini. Diantaranya aktor ganteng Mario Maurer, Kidakarn Chatkaewmanee, Theeradanai Suwannahom, Sriphan Chunechomboon, Nachat Janthapan, Morakot Liu, Nakhorn Silachai, dan Sakonrat Woraurai.