Goodbye, Butterfly (2021)

“Ketika kamu kehilangan semuanya, kamu jadi mampu melakukan apapun.” Baris kalimat tersebut menggambarkan cerita film Goodbye, Butterfly.

Goodbye, Butterfly merupakan film psikologikal thriller Amerika yang disutradarai dan ditulis oleh Tyler Wayne.

Film yang berdurasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh delapan menit ini mengisahkan pasangan suami, Ryan Olsen (Adam Donshik) dan Jessie Olsen (Jennifer Adams), yang memiliki seorang anak perempuan berusia 5 tahun yang sangat suka dengan kupu-kupu, Mia Olsen (Addison Ross), yang meninggal dibunuh.

Sebagai orangtua, Ryan dan Jess tentu sangat sedih dan menyakitkan ketika mendapati anak mereka satu-satunya yang mereka sangat sayangi meninggal dengan cara mengenaskan. Jess memilih untuk meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu, sedangkan Ryan memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri mencari siapa yang telah membunuh putrinya ketika polisi tak kunjung menemukan titik terang mengenai kasus tersebut.

Tidak bekerja sendiri, Ryan meminta bantuan pada sahabatnya, Tyler, untuk menangkap orang yang juga tetangganya, Stan Granger (Andrew Lauer), yang ia curigai sebagai tersangka kuat pembunuh Mia. Ryan dan Tyler mengikat Stan di rumahnya, memaksanya dengan cara-cara keras supaya Stan mau mengakui perbuatannya.

Cinta dan putus asa adalah tema yang diangkat dalam film ini. Kematian seorang anak yang dibunuh telah membuat seorang ayah mampu melakukan cara apapun demi terungkapnya kebenaran dan keadilan bagi putrinya.

Jalan cerita Goodbye, Butterfly terasa lamban dan sedikit membosankan di pertengahan cerita, akan tetapi cukup bagus di awal dan akhir cerita.

Akting si bocah 5 tahun Addison Ross pemeran Mia sangat baik. Sayangnya ia “dimatikan” dengan cepat.

Bukan hanya menyajikan adegan thriller, Goodbye, Butterfly juga menyuguhkan adegan lucu yang dilakukan oleh Tyler yang sangat sangar dan sadis, namun memiliki sifat yang sedikit cengeng dan konyol.

Goodbye, Butterfly rilis di Amerika Serikat pada 15 Januari 2021.