Pantai Marunda

Ada yang bilang, bila berada di gunung terasa menenangkan, sedangkan berada di pantai terasa menyenangkan. Saya setuju dengan pendapat itu.

Di tengah kesibukan dan rutinitas, pantai merupakan salah satu tempat menyenangkan untuk menghilangkan segala kepenatan. Bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya, datang ke pantai menjadi salah satu hiburan penghilang stres yang bisa dijadikan solusi. Selain pantai Ancol, pantai yang cukup terkenal di Jakarta adalah pantai Marunda.

Pantai Marunda berlokasi di Kecamatan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Dari dulu hingga sekarang, datang ke pantai ini tidak dikenakan biaya masuk. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir untuk kendaraan motor sebesar Rp. 5000,- dan mobil Rp. 10.000,-

Pantai Marunda merupakan kawasan bersejarah. Di sekitar pantai ini terdapat masjid tertua di Jakarta bernama Masjid Al-Alam. Tak jauh dari Masjid, terdapat rumah bersejarah Rumah Si Pitung.

Pantai yang jalur masuknya melewati STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) ini telah berubah penampakannnya di tahun 2021. Beberapa kali datang ke pantai Marunda beberapa tahun lalu, di area pintu masuk dan sepanjang pinggir pantai dipenuhi dengan bilik-bilik para pedagang. Namun hal yang berbeda saya temukan di tahun 2021 ini.

Sepanjang pintu masuk ke arah pantai tak ada lagi bilik-bilik kayu. Di sisi kanan dan kiri akses menuju pantai hanya ada air yang cukup jernih yang di dalamnya ada banyak ikan kecil-kecil. Di sepanjang pinggir pantai hanya tinggal beberapa pedagang dengan bilikya masih kokoh berdiri. Selain perubahan tersebut, air pantai yang dulunya agak hitam berminyak menjadi cukup bersih.

Tidak seperti pantai Ancol yang memiliki pasir di bibir pantainya, di pantai Marunda hanya ada bebatuan sebagai penahan ombak. Meskipun begitu, pengunjung masih bisa duduk santai atau bermain air di atas bebatuan tersebut.

Akses menuju pantai Marunda tidak terlalu sulit. Bila teman-teman dari Bekasi, bisa mengambil jalan menuju BKT (Banjir Kanal Timur) belok kanan, kemudian lurus saja sampai ujung, belok kiri, lurus sampai menemukan STIP di sisi kanan jalan, atau bisa juga mengandalkan peta Google.